Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu...
Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi...
Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...
Kiri yang Diabaikan
Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?
Joko Susilo: Gerakan Mahasiswa Perlu Lampaui Fragmentasi Neoliberal
Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan
Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...
Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...
Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Cinta Damai Peringati Hari Perdamaian Dunia

September 22, 2014
©Dimas

©Dimas

Minggu (21/14) siang, puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Cinta Damai berkumpul dan melakukan aksi teatrikal di depan Gedung Agung Jalan Malioboro Yogyakarta.  Aliansi yang tergabung dari berbagai komunitas lintas agama ini bersatu untuk memperingati Hari Perdamaian Dunia yang jatuh pada hari ini. Berbagai komunitas tersebut diantaranya adalah Young Peacemaker Community (YIPC) Yogyakarta, Jaringan Gusdurian, Simpul Iman Community (SIMC), Rumah Pirukun dan Dewan Mahasiswa Da’wah Universitas Islam Negeri (UIN) Jogja.

Aksi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan orasi bertemakan perdamaian di Indonesia. Setelah itu,  berbagai macam aksi lainnya mulai menyusul. Seperti Pembacaan puisi kedamaian, aksi pembagian stiker serta penarikan dukungan melalui pembubuhan tanda tangan diatas spanduk berukuran  tiga meter. Ada yang menarik ketika pembagian stiker, setelah menerima stiker setiap orang wajib mengeluarkan pendapat dan harapan tentang kedamaian di Indonesia. Hal itu dilakukan agar aksi ini tidak berjalan satu arah. Betriq Kindy Arrazy selaku Koordinator aksi mengatakan, “Agar aksi berjalan dua arah, setelah menerima stiker setiap orang wajib berpendapat tentang kedamaian di Indonesia saat ini.”

Ternyata, aksi memperingati Hari Perdamaian Dunia tidak hanya dilaksanakan di Yogyakarta saja. Di luar kota banyak aksi serupa banyak dilakukan, misalnya di Solo Jawa Tengah. Arta Fridu Simamora, anggota YIPC Solo mengatakan, ”Di Solo aksi hanya sebatas memberikan stiker kepada masyarakat.” Merasa kurang puas, setelah selesai ia langsung berangkat ke Yogyakarta. “Setelah melaksanakan aksi di Solo , saya langsung berangkat ke Jogja untuk ikut berjuang menyuarakan perdamaian bersama teman-teman disini,” ungkapnya.

Tata Khoiryyah, perwakilan dari Jaringan Gusdurian mengungkapkan bahwa peringatan Hari Perdamaian Dunia tidak akan berhenti setelah aksi hari ini. “Akan ada tindak lanjut setelah ini, yaitu akan diadakannya Sarasehan Budaya Lintas Iman yang bertujuan untuk mengumpulkan berbagai komunitas lintas agama di Yogyakarta pada tanggal 18 Oktober,” ungkapnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir konflik antar agama yang kerap kali terjadi di Yogyakarta.

Setelah peringatan Hari Perdamaian Dunia dilakukan, Kindy berharap  agar masyarakat sadar akan pentingnya kedamaian di dalam kehidupan. Begitu juga dengan Muhammad Qummarul Hadi salah satu perwakilan dari YIPC Yogyakarta. Ia berharap,  “Semoga kedamaian di Indonesia semakin membaik dan ada ketegasan dari pihak aparat terhadap oknum-oknum yang suka memecah belah masyarakat.” Akhirnya acara di tutup dengan mengikrarkan Sumpah Perdamaian yang dipimpin oleh koordinator dan diikuti para anggota aliansi. [Dimas Syibli Muhammad Haikal]

 

Administrator

See author's posts

aliansidamai
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu...

Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi...

Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...

Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...

Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...

Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu Kampus saat Hearing

    Oktober 23, 2026
  • Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi di Indonesia

    Oktober 17, 2026
  • Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga DIY

    Oktober 5, 2026
  • Kiri yang Diabaikan

    Oktober 1, 2026
  • Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?

    September 24, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM