Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Adiladiliiiadiladiliii
Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir...
Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan...
Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu...
Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi...
Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...
Kiri yang Diabaikan
Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?
Joko Susilo: Gerakan Mahasiswa Perlu Lampaui Fragmentasi Neoliberal
Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
BINGKAIPERISTIWA

Jelajah Waktu melalui Karya Seni ARTJOG MMXXI

September 4, 2021

© Parama

Sebuah lorong dengan atap berbentuk limas yang dihiasi oleh kaca warna-warni menyambut pengunjung masuk ke dalam gedung pameran ARTJOG MMXXI yang berlokasi di Jogja National Museum (JNM). Setiap langkah pengunjung melalui lorong tersebut ditemani oleh terpaan cahaya matahari yang menembus dinding dan atap kaca, memberi nuansa penuh warna yang melambangkan kedinamisan waktu. Selaras dengan tajuk yang diangkat oleh ARTJOG kali ini “Time (to) Wonder”, lorong tersebut merupakan salah satu karya yang ditampilkan dengan menghadirkan pemaknaan akan waktu melalui perspektif tiap-tiap seniman. Sebanyak 41 seniman, menampilkan karya seni berupa gambar, instalasi benda, suara, fotografi, hingga videografi yang masing-masingnya mencerminkan cara seniman memandang “waktu”. 

Sejak 8 Juli 2021 hingga 31 Agustus 2021, ARTJOG menyelenggarakan pameran seni kontemporer yang tidak seperti biasanya. Penyelenggaraan ARTJOG dilakukan secara daring mengingat diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak awal Juli 2021 yang terus diperpanjang. Tahun ini, ARTJOG tidak menerima pengunjung dari khalayak umum. Namun, pengunjung yang mendapat undangan dapat datang dan mengapresiasi karya secara langsung di JNM.

Saat memasuki ruangan pertama, pengunjung akan melangkah pada lantai penuh dengan pasir dan tumbukan beling yang memantulkan cahaya proyektor sehingga memberi efek kemerlap. Tetapi, di balik kerlap memukau tersebut, sang seniman, Jompet Kuswidananto tengah mengajak kita memutar balik waktu ke masa lalu sejarah Indonesia yang tak lepas dari penderitaan, kehancuran, dan perjuangan. Tumpukan beling yang menggambarkan sapuan ombak di atas pasir, dipadukan dengan instalasi dari sebuah patung anjing yang tubuhnya penuh tusukan, piano yang hancur, dan jejeran pedang yang menancap pada gemerlap lampu kuning. 

Selain masa lampau, ARTJOG juga menampilkan representasi masa kini melalui karya Eko Nugroho yang bertajuk “Destroyed in Peace”. Melalui karya bordir, lukisan, dan patung yang dipajang pada sebuah ruang bercat kuning, Eko menggambarkan dunia yang tengah dilanda pandemi COVID-19. Yang paling menonjol dari karya Eko adalah sebuah patung manusia yang tersungkur di lantai dengan tengkorak-tengkorak yang seakan perlahan menimbun tubuhnya yang tak berdaya. Kondisi itulah yang digambarkan Eko pasca-pandemi, kehancuran manusia dan hilangnya peradaban dalam kesenyapan pandemi. 

Sebuah mesin waktu juga hadir dalam karya Nurrachmat Widyasena. Melalui karyanya, Nurrachmat menampilkan mesin waktu berbentuk sepeda berwarna biru yang ia beri nama “Taimket”. Nurrachmat mengemas perjalanan waktunya melalui cerita pelaksanaan proyek menjelajahi waktu yang hasilnya meleset, melewati masa-masa 2020 dan mendarat langsung ke tahun 2021. Pola ini menggambarkan bagaimana bagi Nurrachmat, tahun 2020 telah kehilangan momennya akibat pandemi COVID-19. 

Tak terasa, gelaran ARTJOG MMXXI telah sampai di penghujung waktunya. Seremoni penutupan hadir sebagai rangkaian akhir dari perjalanan waktu ARTJOG. Dalam seremoni penutupan, Heri Pemad selaku Direktur ARTJOG menyampaikan pidato penutupan secara daring melalui siaran langsung YouTube. Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir juga menghadiri seremoni penutupan dan memberi apresiasi pada penyelenggaraan ARTJOG. Penampilan dari Ari Wulu dan Daniel Caesar yang menyanyikan lagu “Panyuwunan” karya Dr. Kuntara Wiryamartana, SJ turut meramaikan seremoni penutupan ARTJOG MMXXI.

Penulis: Isabella
Penyunting: M. Rizqi Akbar
Fotografer: Maximillian Caesaro Parama Bisatya

Publikasi

See author's posts

2
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Adiladiliiiadiladiliii

MBG untuk siapa

Ayo Main Kejar-Kejaran!

Pelindung atau Musuh dalam Selimut?

Tertiban Pemimpin, Sakit

Rubuh Perkara Industrialisasi

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Adiladiliiiadiladiliii

    Oktober 28, 2026
  • Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir Buntu

    Oktober 25, 2026
  • Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan Terduga Preman

    Oktober 25, 2026
  • Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu Kampus saat Hearing

    Oktober 23, 2026
  • Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi di Indonesia

    Oktober 17, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM