Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Adiladiliiiadiladiliii
Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir...
Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan...
Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu...
Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi...
Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...
Kiri yang Diabaikan
Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?
Joko Susilo: Gerakan Mahasiswa Perlu Lampaui Fragmentasi Neoliberal
Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
ANALEKTA

Longmars Memperingati Hari Perempuan

Maret 10, 2020

 

Massa berkumpul di parkiran Abu Bakar Ali

Longmars menuju Titik Nol

Peserta aksi mengangkat poster berisi tuntutan

Orasi dari salah satu peserta aksi

Massa sampai di Titik Nol

Massa sampai di Titik Nol dan memamerkan poster

Sepanjang aksi orasi diterjemahkan dalam bahasa isyarat

Pembacaan empat puluh tuntutan oleh koordinator umum IWD 2020

Foto bersama di akhir aksi

Bertepatan dengan perayaan International Women’s Day 2020, dilaksanakan aksi bertajuk “Menangkan RUU PKS! Hancurkan dan Lampaui Kapitalisme! Lawan Patriarki dan Seksisme!”. Aksi yang dihelat pada Minggu (08-03), dimulai dengan longmars dari titik kumpul di Taman Parkir Abu Bakar Ali menuju Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Massa aksi berasal dari 28 organisasi maupun komunitas di Yogyakarta.

Massa mulai bergerak dari parkiran Abu Bakar Ali pada pukul 12.00 WIB. Sepanjang perjalanan, massa aksi menyanyikan yel-yel hingga lagu perjuangan. Iring-iringan tersebut sempat berhenti di beberapa titik, yakni gedung DPR, kantor gubernur, gapura Kampung Ketandan, serta Pasar Beringharjo.

Pukul 14.00 WIB massa sampai di Titik Nol, kemudian membentuk lingkaran dan melanjutkan orasi. Beberapa organ yang turut terlibat melakukan orasi adalah LBH Yogyakarta, Kolektif Tanpa Nama, Srikandi UGM, Perserikatan Sosialis dan lain-lain. Adapun isu yang dipermasalahkan tidak hanya meliputi RUU PKS, namun juga kapitalisme, alih fungsi lahan, diskriminasi LGBT, hingga pembebasan Papua Barat. Diakhir orasi dilakukan pembacaan empat puluh tuntutan aksi oleh Felice Dorothy Arus sebagai koordinator umum International Womens Day Yogyakarta. Aksi resmi berakhir pada pukul 16.40 WIB.

Foto dan Teks oleh Erika Madiaferry
Kurator: Fata Nur Fauzi
Penyunting: Ayu Nurfaizah

Administrator

See author's posts

international women's day
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Masyarakat Pesisir Tuban Kian Terpinggir

Ekspresi Ruang dan Waktu di ARTJOG 2024

Penutupan TPST Piyungan Mengakibatkan Jalanan Penuh Sampah

Nyaman Kita adalah Luka Mereka

Gunungan Hasil Bumi dan 17 Tahun Perjuangan Warga...

Bangunan Sebagian Kawasan Kerohanian

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Adiladiliiiadiladiliii

    Oktober 28, 2026
  • Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir Buntu

    Oktober 25, 2026
  • Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan Terduga Preman

    Oktober 25, 2026
  • Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu Kampus saat Hearing

    Oktober 23, 2026
  • Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi di Indonesia

    Oktober 17, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM