Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...
Kiri yang Diabaikan
Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?
Joko Susilo: Gerakan Mahasiswa Perlu Lampaui Fragmentasi Neoliberal
Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan
Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...
Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...
Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...
Premanisme Negara dalam Aksi Okupasi Simpang Gramedia
Aksi “Agustus Gelap” Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Rakyat

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KILAS

Empat Rumpun Fakultas Menuju Pesta Rakyat

Mei 2, 2016
©Vita.bal

©Vita.bal

Senin (2/05), pukul 08.30 WIB terlihat puluhan mahasiswa dari rumpun Teknik berkumpul di tempat parkir lapangan Satu Bumi, Fakultas Teknik. Mahasiswa yang berasal dari berbagai angkatan tersebut bersiap untuk berjalan menuju Aksi Pesta Rakyat UGM di depan Gedung Pusat UGM. Sebelum mulai bergerak, Muhammad Retas Aqabah Amjad, mahasiswa Fakultas Teknik ’13 mengatakan bahwa aksi nanti adalah aksi yang simpatik, santun, dan beradab.

Mahasiswa dari rumpun Teknik, Sains, Medika, dan Vokasi bergerak menuju Gedung Pusat dengan menjemput mahasiswa lainnya di lokasi rumpun masing-masing. Menurut Ahmad Khinarto, mahasiswa Fakultas Teknik ’13, massa aksi dari  keempat rumpun tersebut berjalan bersama supaya tidak mengganggu jalannya upacara disana. “Jika keempat rumpun tersebut bergerak sendiri, dikhawatirkan ada salah satu rumpun yang lebih dulu sampai dan mengganggu kekhidmatan upacara,” tegasnya.

Menurut Irfan, mahasiswa Sekolah Vokasi, mahasiswa Sekolah Vokasi mengikuti aksi karena isu Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan keresahan bersama. Salah satunya seperti yang dialami mahasiswa Diploma Teknik Sipil (DTS). “Mahasiswa DTS sudah membayar UKT, tetapi saat mengerjakan Tugas Akhir, mereka harus membayar biaya sebesar Rp. 300.000,00 untuk biaya laboratorium,” jelasnya.

Mahasiswa rumpun medika, khususnya dari Fakultas Kedokteran, juga terkena dampak dari isu kenaikan UKT. Hal ini karena Fakultas Kedokteran akan memiliki UKT termahal di UGM. “Mahasiswa baru Fakultas Kedokteran nanti akan mendapat UKT tertinggi sekitar 26 juta rupiah,“ ujar salah satu peserta aksi dari Fakultas Kedokteran ’14.

Selain itu, isu adanya uang pangkal bagi mahasiswa dari jalur Ujian Mandiri (UM) juga menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa. “Jika mahasiswa membayar UKT beserta uang pangkal, justru itu akan memberatkan mereka,” jelas Ilham, mahasiswa Fakultas Biologi ‘15. Keresahan yang sama juga dirasakan oleh mahasiswa-mahasiswa Sekolah Vokasi, karena sebagian besar berasal dari jalur UM. “Jika kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, maka mahasiswa Sekolah Vokasi akan menderita dampak terbesar,” jelas Ahmad.[Indrabayu Selo]

Administrator

See author's posts

#PestaRakyatBonbintukinukt
1
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...

Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...

Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...

Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...

Premanisme Negara dalam Aksi Okupasi Simpang Gramedia

Aksi “Agustus Gelap” Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Rakyat

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga DIY

    Oktober 5, 2026
  • Kiri yang Diabaikan

    Oktober 1, 2026
  • Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?

    September 24, 2026
  • Joko Susilo: Gerakan Mahasiswa Perlu Lampaui Fragmentasi Neoliberal

    September 24, 2026
  • Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan

    September 18, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM