Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...
Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...
Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...
Premanisme Negara dalam Aksi Okupasi Simpang Gramedia
Aksi “Agustus Gelap” Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Rakyat
Taufiqurrahman: Produksi Pengetahuan Tanpa Komersialisasi Bukan Upaya Mustahil
LPM Philosofis Hadapi Ancaman Pembubaran oleh Dekanat
Suci Lestari Yuana: Ojol sedang Dijajah
MBG untuk siapa
Ayo Main Kejar-Kejaran!

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Masalah Palestina Bukan Cuma Masalah Muslim

Mei 21, 2011

Selasa(17/5) malam, puluhan orang berkumpul di lapangan parkir Lembah UGM dalam peringatan 63 tahun NAKBA, hari yang bersejarah bagi rakyat Palestina.

“NAKBA adalah hari dimulainya penindasan kaum Zionis Israel terhadap rakyat Palestina,” tutur Muhammad Ma’ruf, ketua panitia acara tersebut. Acara yang terselenggara atas kerja sama Voice Of Palestine (VOP) Indonesia dengan Retorika, Keluarga Mahasiswa Filsafat (KMF), dan beberapa organisasi lainnya itu bertujuan untuk membangun solidaritas kepada rakyat Palestina.

Jika biasanya acara solidaritas untuk Palestina diisi dengan hal-hal yang bernuansa Islam, acara kali ini justru diisi dengan pemutaran film dokumenter dan pertunjukan musik. Muhammad Ma’ruf menjelaskan, hal tersebut ditujukan untuk meluruskan persepsi tentang masalah Palestina yang berkembang di masyarakat selama ini. “Acara solidaritas untuk Palestina selalu identik dengan Islam, sehingga masyarakat merasa bahwa masalah Palestina hanya milik umat Islam,” jelasnya.

Ma’ruf melanjutkan, masalah penindasan warga Palestina oleh Zionis Israel bukan masalah suku, ras, atau agama, melainkan masalah kemanusiaan. Apa yang dilakukan Zionis Israel telah melanggar hak-hak asasi dan melukai nurani manusia. “Siapapun yang merasa manusia dan masih memiliki hati nurani, apapun suku dan agamanya, selayaknya peduli pada masalah kemanusiaan yang terjadi di Palestina,” ungkapnya.

Mujtahid Hashem selaku perwakilan VOP, menyampaikan pentingnya memperingati NAKBA sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Paestina. “Kita adalah bagian dari jutaan manusia di berbagai belahan dunia yang masih mau ingat dan peduli bahwa ribuan kilometer dari sini, di negara Palestina, masih terjadi pembantaian dan kesewenang-wenangan terhadap umat manusia,” tegasnya.

Hashem juga menjelaskan makna NAKBA bagi rakyat Palestina. “Bagi Zionis Israel, hari ini adalah hari kemerdekaan mereka karena telah berhasil merebut sebagian wilayah Palestina. Tapi bagi rakyat Palestina, hari ini adalah hari direbutnya tanah ulayat mereka dan dimulainya penjajahan di atas tanah mereka sendiri,” ujarnya.

Berbagai grup band seperti Sonde Monink, Sodara-Sodari, dan beberapa grup band dari Jawa Tengah lainnya memeriahkan acara ini. Hadir pula John Tobing, aktivis mahasiswa ’98 dan pencipta lagu “Darah Juang”. [Ibnu]

Administrator

See author's posts

63 tahunislamisraelNAKBApalestinasolidaritaszionis
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian...

Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang...

Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan...

Premanisme Negara dalam Aksi Okupasi Simpang Gramedia

Aksi “Agustus Gelap” Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Rakyat

LPM Philosofis Hadapi Ancaman Pembubaran oleh Dekanat

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Akademisi dan Mahasiswa Soroti Mahalnya UKT Hingga Ketidakpastian Lapangan Kerja

    September 15, 2026
  • Amarah Ibu Berisik atas Kekacauan Program MBG yang Tak Terusik

    September 12, 2026
  • Massa Aksi Tuntut Polda DIY Usut Tuntas Tuduhan dan Kekerasan Aksi 1 September

    September 7, 2026
  • Premanisme Negara dalam Aksi Okupasi Simpang Gramedia

    September 6, 2026
  • Aksi “Agustus Gelap” Desak Pemerintah Tuntaskan Persoalan Rakyat

    September 1, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM