Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Aksi Ibu Berisik Keluhkan Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap...
Brutalitas Aparat dalam Aksi Sumpah Pemuda Yogyakarta
Aksi Sumpah Pemuda Yogyakarta Keluhkan Berbagai Kebijakan Pemerintah
Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir...
Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan...
Rektorat UGM Enggan Tanda Tangani MoU Penyelesaian Isu...
Diskusi “Apa Rakyat Bisa Salah” Soroti Ilusi Demokrasi...
Diskusi “Jogja Istimewa” Soroti Kemiskinan dan Penggusuran Warga...
Kiri yang Diabaikan
Corporate Farming: Revolusi Hijau Seri Dua?

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • SERIES
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARLAPORAN UTAMA

Motor Berjubel, Fisipol Perketat Akses Parkir

Maret 12, 2012
anis. bal

anis. bal

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol)  UGM memberlakukan aturan baru terkait parkir mahasiswa. Mulai awal semester genap Tahun Ajaran 2011/2012, dilakukan pengecekan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) bagi mahasiswa yang akan parkir di Fisipol. Pengecekan KTM tersebut bertujuan untuk membatasi pengguna parkir Fisipol.

Basuki, petugas parkir menduga banyak mahasiswa fakultas lain yang memarkirkan kendaraannya di Fisipol. Hal tersebut membuat tempat parkir menjadi penuh sehingga mahasiswa Fisipol sendiri mengeluh karena tidak mendapatkan tempat. Rizky Fauzi, mahasiswa Ilmu Komunikasi 2011 mengungkapakan keluhannya. Ia menyatakan bahwa lahan parkir Fisipol sempit dan sering tidak cukup.  “Masak harus parkir di Fakultas Teknik Pertanian?” ungkapnya. Berdasarkan keluhan itulah kebijakan pengecekan KTM tersebut dilakukan

Dalam praktiknya, pengecekan KTM hanya berlangsung selama tiga hari. Selanjutnya muncul wacana untuk memberlakukan sistem stiker bagi kendaraan mahasiswa Fisipol. Dengan sistem tersebut, kendaraan tanpa stiker tidak diizinkan parkir di Fisipol. “Stiker itu untuk memilah mahasiswa Fisipol maupun di luar Fisipol,” ungkap Surani, staf bagian umum dan perlengkapan Fisipol.

Akan tetapi, kebijakan Fisipol yang menyaring pengguna parkir bagi mahasiswa itu telah melanggar SK Rektor Nomor 408 tahun 2010. Bab I, pasal I, ayat 21 SK tersebut menjelaskan, tempat-tempat parkir adalah tempat bersama, kecuali tempat yang dikhususkan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Pihak fakultas tidak boleh membatasi tempat parkir hanya untuk mahasiswanya.

Menanggapi hal tersebut, Drs. Supriyanto, MPA, Kasubdit Pengelolaan dan Pengembangan Aset UGM menjelaskan, dengan adanya sistem KIK, tidak ada lagi batasan bagi sivitas akademika UGM untuk parkir di manapun. “Semestinya, orang yang masuk UGM mau parkir di manapunkan boleh,” paparnya. Supri menambahkan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Fisipol terkait kebijakan tersebut.

Terkait SK Rektor mengenai ketentuan parkir itu, Surani mengaku belum tahu benar. Ketika disodorkan aturan tersebut, ia berpendapat bahwa tidak mudah untuk merealisasikannya. “Di sisi lain, fakultas harus dapat memfasilitasi kebutuhan parkir mahasiswanya, sedangkan lahan parkir terbatas,” jelasnya.

Surani menyatakan, masalah parkir merupakan problem yang pelik. Lahan parkir semakin terbatas seiring bertambahnya jumlah kendaraan setiap tahunnya. Pelarangan membawa kendaraan bermotor bagi mahasiswa angkatan 2011 tidak berjalan semestinya. Sistem karcis gratis di Kompleks Sosio Yustisia menambah rumit permasalahan parkir.

Melihat permasalahan tersebut, I Gede Putra, mahasiswa Jurusan Politik dan Pemerintahan (JPP) 2008  berpendapat, ada komunikasi yang kurang baik antara pihak fakultas dan universitas. Peraturan dari universitas tidak dapat diterapkan di Fisipol karena kondisinya tidak mendukung. Lahan parkir di basement yang sempit harus digunakan untuk menampung seluruh kendaraan dari mahasiswa enam jurusan. “Itu tidak mungkin,” tuturnya. Namun Putra mengaku tidak keberatan apabila nantinya sistem stiker diberlakukan. “Toh dua-duanya tidak merugikan saya,” pungkasnya.[Mukhammad Faisol Amir, Khalimatu Nisa]

Administrator

See author's posts

BPPM Balairungfisipol ugmparikr fisipolugm
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Penghidupan Warga Kampung Laut dalam Bayang Perampasan Lahan

Napas Panjang Relokasi Imbas Ambisi Proyek Sumbu Filosofi

Warga Pesisir Semarang dalam Getir Tata Kelola Air

Kelakar UGM, KKN Tak Boleh Kelar

Sendat Tetes Air Wadas dalam Jerat Tambang

Petani Pundenrejo dalam Belenggu “Hama” PT LPI

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Aksi Ibu Berisik Keluhkan Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Perempuan

    November 2, 2026
  • Brutalitas Aparat dalam Aksi Sumpah Pemuda Yogyakarta

    November 1, 2026
  • Aksi Sumpah Pemuda Yogyakarta Keluhkan Berbagai Kebijakan Pemerintah

    November 1, 2026
  • Isu Pembungkaman Driver Maxim Jogja di RDPU Berakhir Buntu

    Oktober 25, 2026
  • Aksi DPRD DIY Berujung Represi oleh Polisi dan Terduga Preman

    Oktober 25, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM