Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Diskusi Buku Tersungkur dan Tetap Melawan Rekam Perlawanan...
Interupsi Mahasiswa UGM dalam Diskusi Tiga Menteri Bukan...
Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas...
Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim...
Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran
Pelindung atau Musuh dalam Selimut?
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran
Darurat Kriminalisasi Aborsi
Diskusi Publik Ketenagakerjaan DIY Tuntut Prabowo Tepati Janji...
Aksi “Matikan Aplikasi” Pekerja Platform Tuntut Penghapusan Status...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
ANALEKTABINGKAIKABAR

[Potret Story] Semarak Upacara Tawur Agung Tahun Saka 1934

Maret 23, 2012

Kamis, 22 Maret 2012 ribuan umat Hindu mengikuti upacara Tawur Agung dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi Tahun 1934 Saka di pelataran candi Prambanan. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali dan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Upacara diawali dengan pengambilan air suci. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian sebagai persembahan. Setelah itu, ritual sembahyang pun dimulai dengan dipimpin oleh para pedande. Upacara ini diakhiri dengan “pertarungan” antara tiga ogoh-ogoh sebagai wujud pemusnahan hal-hal yang tercela. [Anugraheni Tri Hapsari, Faizal Afnan, Hary Prasojo Syafa’atillah] 

 

 

©jojo. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

Para pemimpin pura berjalan menuju Candi Prambanan untuk mengarak air suci dari Candi Boko. Upacara ini diawali dengan pengambilan air suci dari Candi Boko yang kemudian dibawa mengelilingi Candi Shiva sebanyak tiga.kali, prosesi ini bertujuan untuk menyucikan air sebelum didoakan.

 

©anung. bal

©anung. bal

Gunungan yang berisi aneka hasil bumi diarak menuju pelataran Candi Prambanan. Dalam upacara Tawur Agung, gunungan adalah simbol kesucian.

 

©anung. bal

©anung. bal

Menteri Agama RI dan beberapa pejabat yang lain tiba di pelataran Candi Prambanan untuk menghadiri perayaan Tawur Agung.

 

©afnan. bal

©afnan. bal

©anung. bal

©anung. bal

Dalam upacara Tawur Agung ini terdapat empat tarian yang ditampilkan. Tarian yang ditampilkan tidak hanya bernuansa Bali, terdapat salah satu tarian yang bernuansa Jawa, yaitu tari Gambyong Parianom.

 

©afnan. bal

©afnan. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

Sekitar pukul 12.00 WIB umat mulai bersembahyang dipimpin oleh para pedande. Seusai bersembahyang, para pemimpin pura berkeliling memercikan air suci yang telah didoakan kepada para umat.

 

©afnan. bal

©afnan. bal

©jojo. bal

©jojo. bal

Ketiga ogoh-ogoh “dipertarungkan” pada penghujung Upacara Tawur Agung. Ogoh-ogoh adalah simbolisasi angkara murka. Pada malam harinya ogoh-ogoh akan dihancurkan dan dibakar sebagai wujud hancurnya sifat tercela di atas bumi.

Administrator

See author's posts

2012NyepiPrambanan
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Pelindung atau Musuh dalam Selimut?

Tertiban Pemimpin, Sakit

Rubuh Perkara Industrialisasi

Apakah ada Hari Esok untuk Aku Meminum Obat

Gaboleh Pilih-Pilih Makanan

Polisi Tidur

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku Tersungkur dan Tetap Melawan Rekam Perlawanan Warga Terdampak Proyek Negara

    Juli 2, 2026
  • Interupsi Mahasiswa UGM dalam Diskusi Tiga Menteri Bukan Kerusuhan Impulsif

    Juni 22, 2026
  • Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas terhadap Situasi Nasional

    Juni 16, 2026
  • Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026
  • Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM