Balairungpress
  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
Latest post
Diskusi Buku Tersungkur dan Tetap Melawan Rekam Perlawanan...
Interupsi Mahasiswa UGM dalam Diskusi Tiga Menteri Bukan...
Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas...
Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim...
Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran
Pelindung atau Musuh dalam Selimut?
Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran
Darurat Kriminalisasi Aborsi
Diskusi Publik Ketenagakerjaan DIY Tuntut Prabowo Tepati Janji...
Aksi “Matikan Aplikasi” Pekerja Platform Tuntut Penghapusan Status...

Balairungpress

  • REDAKSI
    • KILAS
    • ALMAMATER
    • LAPORAN UTAMA
    • APRESIASI
    • WAWANCARA
  • NALAR
    • WAWASAN
    • KAJIAN
    • INSAN WAWASAN
  • REHAT
    • ARSIP
    • BUKU
    • FILM
    • OPINI
    • SASTRA
  • BINGKAI
    • ANALEKTA
    • INFOGRAFIS
    • KOMIK
    • PERISTIWA
    • SKETSA
  • PIPMI
    • Direktori
    • Suplemen
    • PUBLIKASI
  • Tentang Kami
    • KONTAK
    • Masthead
  • ENEN
  • IDID
KABARKILAS

Unjuk Bakat Anak Panti Lewat Pentas Seni

Maret 24, 2014
©Budi.bal

©Budi.bal

Nampak anak-anak sedang menjajakan makanannya di dalam Gedung Pusat Kesenian Koesnadi Hardjosoemantri UGM pada Sabtu malam (22/3). Mereka menjajakan makanan hasil kreatvitasnya seperti Pisang Aroma rasa nangka yang diolesi dengan keju dan coklat. Bazar makanan ini merupakan salah satu bagiandalam acara Jogja Setia Fest 2014. Acara yang diselenggarakan oleh Senyum Community ini menampilkan berbagai talenta anak-anak yang berasal dari sepuluh panti asuhan di sekitar Yogyakarta. Panti-panti yang terlibat dalam acara ini diantaranya adalah Panti Al-Quddus, Yaketunis, Al-Falah, Mafaza, Aisyiyah, Nurul Yasmin, Nurul Haq, Al-Fadhilah, Zuhriyah serta Sehati Lempuyangan.Menurut Lutfi Restu Suhendar,ketua panitia Jogja Setia Fest 2014,acara ini ditujukan untuk memperkenalkan ke masyarakat umum serta komunitas di Yogyakarta tentangSenyum Community. Selain itu, ia juga ingin menunjukkan tentang bakat yang dimiliki anak-anak panti asuhan. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa anak-anak panti asuhan tidak hanya bisa mengaji, mereka juga memiliki talenta-talenta yang luar biasa” imbuh Lutfi.

Pada pukul 19.00,acara dimulai dengan sambutan oleh Ketua Panitia. Ia menuturkan, pada kegiatan Jogja Setia Fest kaliini terjadi peningkatan jumlah peserta sebanyak dua kali lipat dibandingkan  kegiatan  tahun sebelumnya. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Senyum Community, Wahyu Arif Nugroho,  menjelaskan tentang komunitasnya yang merupakan bisnis sosialyang berkontribusi dalam perbaikan kualitas pendidikan  anak-anak, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.Setelah itu acara dilanjutkan dengan  pementasan seni. Lutfi menjelasakan, terdapat 200 peserta yang menampilkan bakatnya masing-masing. “Ada yang drama, tari, hadroh bahkan paduan suara empat bahasa,” tambah Lutfi.

Terkait dengan acara ini, Dicky Dahrurozak, salah satu panitia Jogja Setia Fest 2014 mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ini ia belajar bahwa hidup tidak sekedar melengkapi diri sendiri, tetapi juga untuk berbagi bersama dan melengkapi hidup orang lain. Selain itu, Fakhrudin, salah satu peserta dari Panti Asuhan Mafaza, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini ia dapat menyuarakan aspirasinya serta memperkenalkan panti asuhannya ke masyarakat umum. “Kami berharap acara ini dapat berjalan terus, karena ini bermanfaat bagi kami,” harapnya.[Budi Triwibowo Yuli Widhiyanto]

 

Administrator

See author's posts

bazarJogja Setia Festpanti asuhanpentas seniPKKHSenyum Community
0
Facebook Twitter Google + Pinterest

Artikel Lainnya

Diskusi Buku Tersungkur dan Tetap Melawan Rekam Perlawanan...

Interupsi Mahasiswa UGM dalam Diskusi Tiga Menteri Bukan...

Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas...

Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim...

Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran

Mahasiswa UGM Gelar Aksi Simbolik Pemakaman Prabowo-Gibran

Berikan Komentar Batal Membalas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pos Terbaru

  • Diskusi Buku Tersungkur dan Tetap Melawan Rekam Perlawanan Warga Terdampak Proyek Negara

    Juli 2, 2026
  • Interupsi Mahasiswa UGM dalam Diskusi Tiga Menteri Bukan Kerusuhan Impulsif

    Juni 22, 2026
  • Sivitas Akademika Fisipol Desak UGM Ambil Sikap Tegas terhadap Situasi Nasional

    Juni 16, 2026
  • Bara Akar Rumput Aksi Gejayan Tantang Kesewenangan Rezim Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026
  • Mahasiswa FIB UGM Gelar Pertunjukan Santet Prabowo-Gibran

    Juni 16, 2026

Jurnal Balairung Vol. 2 No. 2 (2020)

Infografis

Moral Tanpa Tuhan

Sampah Kota Ditopang Swadaya Warga

Berebut Gunungkidul

Yu Par, Legenda Kantin bonbin

Menyambut Coming Out Age dengan Berubah Menjadi Panda

Hubungi Kami

Facebook Twitter Instagram Pinterest

Ads

Footer Logo
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • AWAK
  • KONTAK
  • KONTRIBUSI

©2022 BPPM BALAIRUNG UGM